Jontornya bibir Dian Sastro abis bangun tidur n full make up-nya Carissa Puteri, different pose tpi tetep aja sama-sama cantik ….hmmm
July 2008
July 24, 2008
July 20, 2008
Seorang bijak berkata pada saat keinginan menghampiri kita, dunia akan berkonspirasi tuk menjadikannya nyata. Konspirasi itulah yang membangkitkan harapan tentangmu dalam hal kita. Itu sebabnya aku berkata aku mau mencoba untuk mewujudkannya meski aku tak tahu perasaanmu seperti apa. Biarlah waktu yang akan berkata tentang kita seperti apa, paling tidak aku sudah mencoba untuk berusaha …
Sudah empat bulan berlalu ketika aku mengenalmu pertama kali, keacuhanmu menyurutkan sedikit demi sedikit anganku yang biru. Tapi hatiku selalu hanya menegaskan tentangmu lagi dan lagi setiap aku menatap matamu yang sayu dan kini aku semakin ingin bertemu hanya untuk berkata, “Aku memimpikanmu meskipun kau memimpikan yang tiada. Bagaimana jika itu adanya? Dunia akan memilih berkonspirasi wujudkan mimpi siapa? Bisakah dunia memilih dengan bijaksana? Lalu akankah perasaan dan semua rasa percayaku jadi hampa ?”
Entahlah, esok aku hanya berharap dapat menatap senyummu yang berbunga dan kita bisa berbicara seperti adanya agar hati ini tidak merana …
July 18, 2008
I walked across an empty land
I knew the pathway like the back of my hand
I felt the earth beneath my feet
Sat by the river and it made me complete
Oh simple thing where have you gone
I’m getting old and I need something to rely on
So tell me when you’re gonna let me in
I’m getting tired and I need somewhere to begin
Kenapa ya Juli ini lebih banyak hal buruk menghampiri, sepertinya aku terhantui sesuatu yang aneh dan tidak pasti and it’s make me getting tired. Entahlah mungkin sekedar perasaan tpi sepertinya harus mulai mengubah beberapa kebiasaan
- Memperbanyak Futsal, aku benar2 happy dan enjoy dengan olahraga ini sepertinya kenikmatan tertinggi yang kudapat saat ini
- Mengurangi atau bahkan menghilangkan ikut nobar bareng rekan2 kantor (maaf bgt ya prens..), walaupun agenda ini baru dimulai dan awalnya asik tpi aku baru sadar bahwa perasaanku berada ditempat lain saat itu. Aku mencoba relax, tpi lbh byk hal lain yg membuatku lebih tidak relax lgi
- Menghilangkan kebiasaan begadangku seperti saat ini, tpi klo perasaan lgi ga enak gimana mungkin bisa tidur nyenyak ya
- Konsentrasi ke someone not anyone or everyone , and finally i facing her shining eyes again this day.. so beautiful!
- Lebih bisa mengendalikan emosi dalam pekerjaan, kuakui minggu ini begitu berat, banyak bom waktu bermunculan disana-sini dan aku terlalu melibatkan perasaan.. Maafkan ya rekan2 atas ketidakprofesionalanku
Mungkin beberapa resolusi ku ini bisa membantu hariku menjadi lebih baik (amin…) karena yang kujalani adalah bukan somewhere only we know tapi somewhere only i know.
So why don’t I go
Somewhere I can begin
Somewhere only I know
July 7, 2008
Nonton Kungfu Panda bareng rekan2 kerja hari ini bikin hari jadi lebih berwarna, paling ga film ini sedikit menghibur awal Juli-ku yg muram. Seperti kata Oogway sang master kura-kura, “Yesterday is a history, tomorrow is a mystery and today is a gift!”
Mending baca sendiri nih komentar2 yg sudah nonton film ini, asli si Po kocak banget!!
July 7, 2008
Roger Federer 4 4 7 7 2
Rafael Nadal 6 6 6 6 2
Play has been suspended due to rain
Klo anda penggemar Olahraga pasti ga akan bergerak sedikitpun liat pertandingan Tenis Lapangan diatas, seandainya anda tidak suka olahraga ini dijamin anda pasti jadi suka. Pertandingan final Wimbledon yang mempertemukan dua sosok penguasa Tenis dunia saat ini antara Roger Federer (rank 1 WTA) Vs Rafael Nadal (rank 2 WTA) ini luar biasa menariknya bahkan mengalahkan kejuaran Euro Beach Soccer yang pertandingannya juga ditayangkan langsung oleh stasiun Tv lain di saat bersamaan padahal jelas2 aku pecinta Soccer sejati. Dua petenis ini memang layak menguasai percaturan dunia saat ini dan klo setiap kejuaraan yg ada dimanapun saat ini klo ga Roger Federer pasti Rafael Nadal yang juara, dan hebatnya yg bisa mengalahkan mereka itu adalah rivalitas di antara keduanya.
Kedua petenis ini punya semua senjata lengkap, Forehand yg keras dan akurat, Backhand yg mematikan, Lob2 panjang yg menyulitkan dan menguras tenaga lawan, penempatan bola daerah yg menipu lawan, mental yg kuat serta yang utama stamina yg extra. Lihat saja waktu permainan di skor diatas, klo kita jumlahkan saja mencapai 233 menit atau 3 jam 53 menit dan itu pun belum selesai karena ditunda akibat hujan yang mengguyur komplek Wimbledon, London dan kedua pemain ini tetap konsisten dengan permainan mereka seperti tidak kenal lelah.
Klo kulihat dari pertandingan ini, Roger Federer yang biasanya mudah mengalahkan lawan2nya tampak sangat kesusahan mengantisipasi Rafael Nadal yang kidal. Ternyata Roger Federer suka gugup dan sering ngelakuin enforced error dan juga klo diberi bola mudah justru pengembaliannya suka melambung tak tentu arah tapi herannya dia bisa survive ngelawan Rafael Nadal yg pukulannya lebih komplet dan lebih bertenaga. Mungkin faktor mental Federer yg memang kelas juara kali, atau memang sebenarnya Federer tampak bego klo ketemu Rafel Nadal saja padahal ini kan lapangan rumput yang notabene kesukaan Federer. Tipe permainan kedua pemain ini memang beda banget, Federer pemain dengan tipe Baseliner yang permainannya manis banget seandainya di film mungkin dia diumpamakan aktor protagonis yang disukai para penonton sedang Nadal tipe pemain attacker yang gahar permainannya, dari perilakunya di lapangan saja nampak insting membunuhnya kuat banget, anak2 kecil dijamin bakal ketakutan ngelihat mimik wajahnya yg cool tapi misterius saat bermain. Klo di film, Rafael Nadal ini pantas jadi tokoh antagonis, bahkan menurutku cocok jadi pembunuh bayaran atau jadi Hannibal lecter versi olahraga.
Sampai jam 2.15 pagi ini pertandingan baru akan dilanjutkan lagi karena hujan sudah berhenti. Mengenai siapa yang menang nantinya bukan masalah karena mereka berdua benar2 telah menghibur para pecandu olahraga dengan permainan mereka dan dengan skor yang selalu mendebarkan. Jadi ngerasa ga rugi langganan TV kabel klo serunya pertandingan selalu seperti ini
July 4, 2008
Dikisahkan tentang seorang yang sangat tidak penting telah lahir ke bumi 27 tahun yang lalu disebuah kota metropolitan yang sarat dengan polusi, seorang anak hitam, kecil, gesit cenderung jail dan iseng serta tak tahu diri. Sebut saja nama anak itu dengan XY. Kehadiran XY sangat diharapkan oleh orang tuanya sebagai penerus silsilah keluarga dikarenakan kakaknya telah berpulang terlebih dahulu kepada YME saat masih bayi. Jadilah XY naik pangkat menjadi anak sulung di sebuah keluarga yg biasa2 saja, mungkin karena keegoisan XY juga lah yg menjadikan YME menjatuhkan takdir untuk menjadikannya panutan bagi adik-adiknya kelak.
Sifat XY kecil saat masih di kota metropolitan sangatlah buruk, dia termasuk salah satu buronan di pemukiman karena sering mengganggu tetangga, merebut paksa makanan dan mencuri properti teman2nya serta jarang berada di rumah untuk belajar karena hobinya adalah bermain layang-layang di pinggir rel kereta api. Mungkin karena kelakuannya itu akhirnya orangtuanya memutuskan untuk mengirim XY ke rumah neneknya di daerah pelosok pinggir gunung wilayah karesidenan Kerajaan Mataram tempo dulu dengan harapan XY bisa tumbuh menjadi anak yang baik. Dan benar saja di daerah pelosok itulah akhirnya karakter XY sedikit demi sedikit berubah menjadi lebih sopan bahkan cenderung tertutup dan pemalu, hal itu bisa dimaklumi karena dengan jiwa yg masih sangat labil dia harus bisa menyesuaikan dengan lingkungan yang 180 derajat berbanding terbalik dengan lingkungannya terdahulu. XY sebenarnya dilahirkan dengan kadar volume otak yang sangat pas2an, akan tetapi lgi2 nasib lah yg berpihak padanya karena tempat neneknya itu merupakan rumah kos pelajar didaerah tersebut dan dengan bantuan anak2 kos itulah XY mulai belajar membaca, menulis dan berhitung. Orangtua XY tdk dapat membimbingnya belajar selayaknya keluarga yg lain karena terpisah sejauh 400 km demi mencari sesuap nasi bagi XY dan adik2nya. Dengan modal rajinlah yg menjadikan XY cepat menyerap semua bimbingan anak kos ditempat neneknya dan hasilnya selama sekolah dasar XY selalu menjadi juara kelas!
Memasuki bangku sekolah menengah XY harus menggenjot sepeda bututnya sejauh 8 KM setiap harinya untuk meraih masa depan karena memang di desanya tidak ada sekolah yg cukup baik untuk menuntut ilmu. Dan di kotalah semua itu bisa dia dapatkan, ilmu, pergaulan, dan pengalaman. Pada awalnya XY sangat susah beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya yg menyebabkan dua tahun awal di sekolah menengah pertamanya prestasinya turun naik bak roller coaster. Selain faktor adaptasi, hobi olahraga sepakbola dan basket menyebabkan nilai pas2an sering muncul dalam setiap mata pelajaran yang diikutinya. Meskipun tubuhnya kecil XY bersikeras bakal mahir menguasai kedua olahraga yg idealnya di lakukan oleh manusia dengan tubuh tinggi dan tegap, karena itulah hari-harinya lebih tersita untuk menekuni olahraga ketimbang belajar dengan tekun. Barulah pada tahun ketiga dia sadar bahwa pendidikan itu akan menentukan masa depannya kelak, dan mulailah XY kembali rajin belajar dan hasilnya pun tidak mengecewakan. XY mampu lulus dengan nilai yang cukup untuk mengantarkannya ke salah satu sekolah menengah atas unggulan di kota itu. Pada tahun ketiga ini jugalah XY mulai mengenal yg namanya cinta, ya dia selalu terobsesi pada gadis paling cantik di sekolahnya. Setiap hari gadis berambut panjang sebahu nan anggun itu selalu menjadi angan sebelum tidurnya. Menjelang kelulusan sebenarnya obsesi XY kepada gadis itu dapat tercapai seandainya dia tidak begitu polos dan bodohnya. Tanpa diduga pada suatu siang sang gadis menyampaikan perasaannya, tentang cinta monyet yg sering melanda anak sekolah tetapi karena shock XY hanya melongo tak karuan yg menyebabkan sang gadis itu malu dan meninggalkannya dalam kondisi yang menyedihkan. Dan cerita cinta monyet ini pun tak pernah terdengar lagi seperti berkas air hujan yang lenyap di gurun padang pasir.
Kondisi yang tak akan pernah dilupakan oleh XY selama masa sekolah menengah pertamanya adalah saat dia kehilangan sahabat sejatinya. Bukan hanya sahabat saat menuntut ilmu, tetapi juga sahabat yg selalu memberikan semangat bahwa dia tidak sendiri didunia ini, sahabat berbagi suka dan duka. Dan YME ternyata telah mengambilnya terlebih dahulu seperti Dia telah mengambil kakak XY dahulu. “Semoga kau selalu bahagia disana kawan, doaku selalu bersamamu”, ucap XY selalu dalam hatinya.
bersambung…
